Site icon masbidin.net

Skema Pembuahan Ganda pada Angiospermae dan Proses Terjadinya

<p><span style&equals;"color&colon; &num;00ccff&semi;"><a style&equals;"color&colon; &num;00ccff&semi;" href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;" target&equals;"&lowbar;blank" rel&equals;"noopener"><strong>Pembuahan Ganda pada Angiospermae<&sol;strong><&sol;a><&sol;span> &&num;8211&semi; Pembuahan pada tumbuhan ialah proses meleburnya &lpar;menyatunya&rpar; inti sperma &lpar;sel kelamin jantan&rpar; dan ovum &lpar;sel kelamin betina&rpar; yang terjadi pada dasar putik untuk membentuk embrio tumbuhan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Proses pembuahan akan diawali terlebih dulu dengan proses penyerbukan&comma; yakni jatuhnya serbuk sari pada kepala putik&period;<&sol;p>&NewLine;<h3><strong>Dua Macam Proses Pembuahan yang Terjadi pada Tumbuhan Berbiji<&sol;strong><&sol;h3>&NewLine;<p>Di dalam tumbuhan tingkat tinggi dikenal dengan 2 macam pembuahan yakni pembuahan tunggal dan pembuahan ganda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pembuahan tunggal ini terjadi pada gymnospermae &lpar;tumbuhan berbiji terbuka&rpar; sedangkan untuk pembuahan ganda akan terjadi pada angiospermae &lpar;tumbuhan berbiji tertutup&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada pembuahan ganda ini hanya akan terjadi pada angiospermae&period; Dimana angiospermae akan mengalami pembuahan ganda untuk membentuk embrio dan cadangan makanan atau endosperma&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena gymnospermae hanya mengalami pembuahan tunggal sehingga gymnospermae tidak dapat menghasilkan endosperma sebagai cadangan makanan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelum membaca penjelasannya&comma; perhatikan <strong>skema proses pembuahan pada tumbuhan berbiji secara singkat<&sol;strong> berikut ini&colon;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>a&period; Pembuahan Tunggal atau pembuahan pada tumbuhan yang terjadi hanya satu pembuahan yaitu&colon;<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;Peleburan gamet jantan &gt&semi;&lt&semi; gamet betina &&num;8212&semi;&gt&semi; menghasilkan embrio&period; Pembuhan tunggal seperti ini terjadi pada tumbuhan Gymnospermae&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>b&period; Pembuhan Ganda atau proses pembuahan pada tumbuhan yang terjadi dengan dua kali pembuahan yaitu&colon;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>1&period; Pembuahan Ganda&colon; Peleburan inti generatif satu &lpar;sperma&rpar; &gt&semi;&lt&semi; sel telur &lpar;ovum&rpar; &&num;8211&semi;&gt&semi; hasilnya zygot &&num;8211&semi;&gt&semi; menjadi embrio&period;<&sol;p>&NewLine;<p>2&period; Pembuahan Ganda&colon; Peleburan inti generatif dua &lpar;sperma&rpar; &gt&semi;&lt&semi; kandung lembaga sekunder &&num;8211&semi;&gt&semi; hasilnya endosperma atau &lpar;sebagai&rpar; cadangan makanan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada dua proses pembuhan yang terjadi ditas merupakan pembuhan yang dialami oleh tumbuhan angiospermae&period;<&sol;p>&NewLine;<h4><strong>A&period; Pembuahan pada Gymnospermae &lpar;Tumbuhan Biji Terbuka&rpar;<&sol;strong><&sol;h4>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;1175" aria-describedby&equals;"caption-attachment-1175" style&equals;"width&colon; 892px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"wp-image-1175 size-full" title&equals;"Proses Terjadinya Pembuahan Tunggal pada Gymnospermae" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;11&sol;Prosem-Pembuahan-tunggal-pada-gymnospermae&period;jpg" alt&equals;"proses pembuahan tunggal pada gymnospermae" width&equals;"902" height&equals;"576" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-1175" class&equals;"wp-caption-text">doc-masbidin&lbrack;dot&rsqb;net<&sol;figcaption><&sol;figure>Tumbuhan Gymnospermae disebut juga tumbuhan berbiji tertutup karena bijinya yang tidak tertutup&period; Sebagai contoh pakis haji dan melinjo&period; Serbuk sari terdiri atas dua sel&comma; yaitu sel generatif &lpar;kecil&rpar; dan sel vegetatif &lpar;besar&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Serbuk sari yang jatuh pada kepala putik berada pada tetes penyerbukan kemudian dihisap masuk ke ruang serbuk sari melalui mikrofil&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Serbuk sari inilah yang akan tumbuh membentuk buluh serbuk sari&comma; dan selanjutnya bergerak menuju ruang arkegonium yang telah berisi sel telur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk sel generatif akan membelah menjadi dua&comma; yang pertama membentuk sel dislokator &lpar;sel dinding&rpar; dan yang kedua sel spermatogen&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian sel spermatogen membelah dan membentuk dua spermatozoid yang memiliki bulu getar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Apabila buluh serbuk sari telah sampai ke arkegonium&comma; sel vegetatif akan hilang&comma; lalu sel spermatozoid akan membuahi sel telur dan membentuk zigot&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena proses pembuahan ini hanya terjadi satu kali sehingga disebut dengan pembuahan tunggal&period;<&sol;p>&NewLine;<h4><strong>B&period; Pembuahan pada Angiospermae &lpar;Tumbuhan Biji Tertutup&rpar;<&sol;strong><&sol;h4>&NewLine;<p>Langkah-langkah roses terjadinya pembuahan ganda pada angiospermae&colon;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;1174" aria-describedby&equals;"caption-attachment-1174" style&equals;"width&colon; 738px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"wp-image-1174 size-full" title&equals;"Langkah-langkah Proses Terjadinya Pembuahan Ganda Pada Angiospermae" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;11&sol;Prosem-Pembuahan-Ganda-pada-Angispermae&period;jpg" alt&equals;"proses terjadinya pembuahan ganda pada angiospermae" width&equals;"748" height&equals;"314" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-1174" class&equals;"wp-caption-text">biology4up&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Untuk lebih jelasnya saat terjadinya proses pembuahan ganda pada angiospermae perhatikan gambar berikut&colon;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;1172" aria-describedby&equals;"caption-attachment-1172" style&equals;"width&colon; 761px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"wp-image-1172 size-full" title&equals;"Proses Terjadinya Pembuahan Ganda pada Angiospermae" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;11&sol;Prosem-Pembuahan-Ganda&period;jpg" alt&equals;"Proses Pembuahan Ganda pada Angiospermae" width&equals;"771" height&equals;"506" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-1172" class&equals;"wp-caption-text">mahkotasains&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Apabila serbuk sari jatuh di kepala putik maka serbuk sari akan melekat&period; Serbuk sari kemudian tumbuh menjadi buluh serbuk sari yang di dalamnya ada satu inti vegetatif dan dua inti generatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian buluh serbuk sari akan menuju ruang bakal biji dengan inti vegetatif sebagai penunjuk jalan&period; Setelah sampai serbuk sari di dalam bakal biji&comma; inti vegetative ini akan mati&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Inti generatif 1 akan membuahi ovum untuk menghasilkan zigot sedangkan pada inti generatif 2 ini akan membuahi inti kandung lembaga sekunder yang berguna untuk menghasilkan cadangan makanan atau endosperm bagi calon individu baru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena pembuahan yang terjadi dua kali itulah&comma; sehingga namanya menjadi pembuahan ganda&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Baca Juga&colon; <span style&equals;"color&colon; &num;0000ff&semi;"><a style&equals;"color&colon; &num;0000ff&semi;" href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;perbedaan-gymnospermae-dan-angiospermae&sol;" target&equals;"&lowbar;blank" rel&equals;"noopener">Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Beserta Contohnya<&sol;a><&sol;span><&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><strong>Untuk lebih jelasnya dapat memperhatikan gambar berikut ini&colon;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;1081" aria-describedby&equals;"caption-attachment-1081" style&equals;"width&colon; 766px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"wp-image-1081 size-full" title&equals;"Skema Pembuahan Ganda pada Angiospermae dan Proses Terjadinya Secara Singkat" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;11&sol;Skema-Pembuahan-Ganda-pada-Angiospermaedan-Proses-Terjadinya&period;jpg" alt&equals;"skema-pembuahan-ganda-pada-angiospermaedan-proses-terjadinya" width&equals;"776" height&equals;"604" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-1081" class&equals;"wp-caption-text">hotmariaagustina&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">Keterangan&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>Serbuk sari yang menempel pada ujung putik dan menghasilkan saluran serbuk sari yang akan menembus ovum melalui pori kecil atau mikrofil&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>2 sperma selanjutnya dilepaskan ke ovarium melalui saluran mikrofil<&sol;li>&NewLine;<li>Kemudian salah satu sperma membuahi sel telur&comma; membentuk zigot embrio&sol;diploid<&sol;li>&NewLine;<li>Sel sperma yang satu lagi akan melebur dengan 2 inti polar haploid yang terletak di bagian tengah kantong embrio<&sol;li>&NewLine;<li>Hasilnya yaitu sel bersifat triploid &lpar;3n&rpar;<&sol;li>&NewLine;<li>Sel triploid ini membelah secara meiosis dan menjadi endosperma<&sol;li>&NewLine;<li>Endosperma merupakan jaringan kaya nutrisi di dalam buah<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Pada inti sel dalam serbuk sari ini akan membelah kemudian membentuk inti vegetatif&comma; inti generatif satu&comma; dan inti generatif dua&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian setelah beberapa saat&comma; serbuk sari ini  akan berkecambah dan membentuk tabung serbuk sari sebagai jalan untuk menuju kantung embrio&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Nah&comma; di kantung embrio yang terdapat pada dasar putik inilah tempat terjadinya proses pembuahan tumbuhan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selanjutnya inti sel serbuk sari yang nanti akan berjalan di sepanjang tabung serbuk sari agar dapat mencapai kantung embrio tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Inti vegetatif ini akan berjalan di depan inti generatif karena peranannya sebagai penunjuk jalan bagi kedua inti generatif itu sendiri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah sampai pada kantung embrio&comma; inti generatif satu akan membuahi ovum kemudian membentuk zigot sedangkan inti generatif dua akan membuahi inti kandung lembaga sekunder dan membentuk endosperma&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sel telur yang bersifat haploid &lpar;n&rpar; akan dibuahi inti generatif satu yang bersifat haploid &lpar;n&rpar; juga&period; Sehingga dari hasil pembuahan tersebut akan menghasilkan zigot yang bersifat diploid &lpar;2n&sol;keturunan&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada inti kandung lembaga sekunder ini akan dibuahi oleh inti generatif 2 sehingga terbentuklah endosperma&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Endosperma ini bersifat triploid &lpar;3n&rpar; karena penyatuan yang dilakukan terhadap dua inti kandung lembaga sekunder dan inti generatif dua yang masing-masing bersifat haploid &lpar;2n&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Zigot ini nantinya yang kemudian akan berkembang menjadi embrio calon individu baru&comma; sedangkan endosperma sebagai cadangan makanan bagi perkembangan embrio atau bisa juga sebagai sumber makanan pertama saat proses perkecambahan biji&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh Tumbuhan yang Mengalami Pembuahan Ganda<&sol;h3>&NewLine;<p>Ada banyak tumbuhan disekitar kita yang mengalami pembuhan ganda&period; Pasalnya pembuahan ganda pada angiospermae atau tumbuhan biji tertutup terjadi pada tumbuhan yang mempunyai alat reproduksi berupa bunga &lpar;sempurna&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dimana tumbuhan dengan bunga sempurna &lpar;tangkai&comma; kelopak&comma; bakal biji&comma; bakal buah&comma; mahkota&comma; putik dan benangsari&rpar; sudah sering kita jumpai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berikut ini merupakan contoh tumbuhan yang mengalami pembuahan ganda  yang dibedakan menjadi dua kelas&colon;<&sol;p>&NewLine;<h4>1&period; Tumbuhan kelas monokotil atau tumbuhan dengan biji berkeping satu<&sol;h4>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;1176" aria-describedby&equals;"caption-attachment-1176" style&equals;"width&colon; 741px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"size-full wp-image-1176" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;11&sol;angiospermae-pohon-kurma&period;jpg" alt&equals;"contoh pembuhan ganda pada angiospermae" width&equals;"751" height&equals;"499" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-1176" class&equals;"wp-caption-text">ariwahyono&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Biasanya kelas monokotil ini sering dijumpai pada tumbuhan herba semusim atau setahun dengan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut ini&colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Mempunyai kotiledon berkeping satu &lpar;tunggal&rpar;&comma;<&sol;li>&NewLine;<li>Batangnya tidak bercabang atau kalaupun bercabang hanya sedikit<&sol;li>&NewLine;<li>Tidak mempunyai kambium<&sol;li>&NewLine;<li>Susunan berkas pengangkutnya tidak teratur atau menyebar<&sol;li>&NewLine;<li>Mempunyai tipe kolateral tertutup<&sol;li>&NewLine;<li>Tulang daun melengkung atau sejajar<&sol;li>&NewLine;<li>Mempunnyai akar serabut<&sol;li>&NewLine;<li>Bunganya  mempunyai bagian dengan kelipatan tiga<&sol;li>&NewLine;<li>Bentuk bunganya tidak beraturan<&sol;li>&NewLine;<li>Warnanya tidak mencolok<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<h5>Contoh tumbuhan monokotil yang mengalami pembuahan ganda ini dibagi kedalam beberapa famili diantaranya&colon;<&sol;h5>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Famili Liliaceae&colon; lilia &lpar;<em>lilium sp<&sol;em>&rpar;&comma; bawang putih &lpar;<em>alium sativum<&sol;em>&rpar;&comma; bawang merah &lpar;<em>alium ascolonicum<&sol;em>&rpar;&comma; dan bawang besar &lpar;<em>alium cepa<&sol;em>&rpar;<&sol;li>&NewLine;<li>Keluarga palem &lpar;<i>Famili Palmae<&sol;i>&rpar;&colon; kelapa<i> <&sol;i> <i>&lpar;Cocos nucifera&rpar; dan <&sol;i>kurma &lpar;<em>Phoenix sp<&sol;em>&rpar;<&sol;li>&NewLine;<li>Keluarga rumput-rumputan &lpar;<em>Graminae<&sol;em>&rpar;&colon;<i> <&sol;i>padi &lpar;<em>Oryza sativa<&sol;em>&rpar;<i>&comma; <&sol;i>Jagung &lpar;<em>Zea mays<&sol;em>&rpar;<i>&comma; <&sol;i>rumput dan bambu<&sol;li>&NewLine;<li>Keluarga anggrek &lpar;<em>Orchidaceae<&sol;em>&rpar;&colon;<i> Arundina sp&comma; <&sol;i><em>Cattleya sp&comma; Dendrobium sp&comma; Epidendrum sp<&sol;em>&comma; vanili <i>&lpar;Vanilia planifolia&rpar;<&sol;i><&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<h4>2&period; Tumbuhan kelas dikotil atau tumbuhan dengan biji yang berkeping dua<&sol;h4>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;1177" aria-describedby&equals;"caption-attachment-1177" style&equals;"width&colon; 695px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"size-full wp-image-1177" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;11&sol;contoh-tumbuhan-angiospermae-bunga-sepatu&period;jpg" alt&equals;"contoh tumbuhan angiospermae dikotil" width&equals;"705" height&equals;"429" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-1177" class&equals;"wp-caption-text">manfaatbuahdaun&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Biasanya kelas dikotil ini merupakan tumbuhan menahun atau bertahun-tahun&lpar;berkayu&rpar;dengan ciri-ciri tumbuhannya sebagai beriktu ini&colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Memiliki kotiledon ganda atau berkeping dua<&sol;li>&NewLine;<li>Pada umumnya memiliki batang bercabang<&sol;li>&NewLine;<li>Mempunyai kambium<&sol;li>&NewLine;<li>Susunan berkas pengangkutmmya teratur atau bersebelahan<&sol;li>&NewLine;<li>Mempunyai tipe kolateral terbuka<&sol;li>&NewLine;<li>Tulang daun menjari atau menyirip<&sol;li>&NewLine;<li>Mempunyai akar tunggang<&sol;li>&NewLine;<li>Bunganaya mempunyai bagian dengan kelipatan 4 atau 5<&sol;li>&NewLine;<li>Untuk bentuk bunganya beraturan<&sol;li>&NewLine;<li>Biasanya mempunyai warna mencolok<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<h5>Contoh tumbuhan dikotil yang mengalami pembuahan ganda ini dibagi kedalam beberapa famili diantaranya&colon;<&sol;h5>&NewLine;<ul>&NewLine;<li><em>Caryophyllaceae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>Dianthus chinensis<&sol;li>&NewLine;<li><em>Magnoliaceae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>cempaka putih<em> &lpar;<&sol;em>Magnolia grandiflora<em>&rpar;<&sol;em><&sol;li>&NewLine;<li><em>Rosaseae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>bunga maqar &lpar;<em>Rosa hybrida&rpar;<&sol;em><&sol;li>&NewLine;<li><em>Leguminoceae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>lamtoro &lpar;<em>Leucena glauca&rpar;&comma; <&sol;em>petai &lpar;<em>Parkia specinosa&rpar;&comma; <&sol;em>asam<em> &lpar;Tamarindus indica<&sol;em><em>&rpar;&period;<&sol;em><&sol;li>&NewLine;<li><em>Malvaceae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>bunga sepatu <em>&lpar;Hibiscus rosa-sinensis&rpar;&comma; <&sol;em>kapas<em> &lpar;Glossipium obtusifolium&rpar;<&sol;em><&sol;li>&NewLine;<li><em>Umbelliferae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>talas &lpar;<em>Centella asiatica&rpar;<&sol;em><&sol;li>&NewLine;<li><em>Solanaceae<&sol;em>&colon;<em> <&sol;em>kentang<em> &lpar;Solanum tuberosum&rpar;&comma; <&sol;em>kumisal kucing <em>&lpar;Orthosiphon grandiflorus&rpar;&period;<&sol;em><&sol;li>&NewLine;<li><em>Compositae<&sol;em><em>&colon; <&sol;em>babandotan <em>&lpar;Ageratum sp&rpar;&comma; <&sol;em>bunga matahari <em>&lpar;Helianthus annus&rpar;<&sol;em><em>&comma; <&sol;em>tembakau &lpar;<em>Nicotiana tabaccum<&sol;em><em>&rpar;&comma; <&sol;em>cabe<em> &lpar;Capsicum sp&rpar;&comma; <&sol;em>tomat &lpar;<em>Lycopersicum esculentum<&sol;em>&rpar;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;

Exit mobile version