Site icon masbidin.net

Kumpulan Berbagai Contoh Resensi Buku Non Fiksi Terbaru Paling Lengkap

<figure id&equals;"attachment&lowbar;912" aria-describedby&equals;"caption-attachment-912" style&equals;"width&colon; 1014px" class&equals;"wp-caption alignright"><img class&equals;"wp-image-912 size-large" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;10&sol;books-690219&lowbar;1280-1024x576&period;jpg" alt&equals;"contoh resensi buku non fiksi cara menulis buku" width&equals;"1024" height&equals;"576" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-912" class&equals;"wp-caption-text">pixabay&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure><strong>Contoh Resensi Buku Non Fiksi<&sol;strong> – Kata resensi berasal dari kata kerja dalam bahasa Latin yakni recensere atau revidere&period; Artinya menimbang&comma; menilai&comma; atau melihat kembali&period; Dalam Bahasa Belanda istilah tersebut juga memiliki arti sama yang dikenal dengan recensie&comma; sedangkan dalam bahasa Inggris biasa dikenal dengan istilah review&period; Tiga istilah tersebut mengacu pada hal yang sama&comma; yaitu mengulas buku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kata resensi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan pembicaraan tentang buku&comma; ulasan buku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan kata &OpenCurlyDoubleQuote;mengulas” itu sendiri memiliki arti memberikan penjelasan dan komentar&semi; menafsirkan &lpar;pendapat&comma; penerangan lanjut&rpar;&semi; mempelajari &lpar;menyelidiki&rpar; dan kata &OpenCurlyDoubleQuote;ulasan” mempunyai artian tafsiran&comma; kupasan&comma; komentar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Isi dari resensi buku yaitu ulasan dari sebuah buku secara singkat dan padat&period; Meskipun singkat&comma; isi dari resensi tersebut telah mewakili dari keseluruhan buku beserta pendapat-pendapat mengenai buku tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga ketika kita meresensi sebuah buku secara tidak langsung kita telah menilai dan mengungkapakan ulang isi dari buku yang kita resensi&period; Meskipun tujuan dari meresensi sebuah buku itu tidak demikian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebenarnya tujuan dari mersensi sebuah buku ialah ingin menyampaikan atau menginformasikan buku yang telah diulas kepada kayalak masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga akan dapat diketahui bagaimana respon masyarakat ataupun calon pembaca buku sebelum membacanya&period; Selain itu adanya resensi ini juga dapat mengajak pembaca untuk mendiskusikan konflik dan fenomena yang ada pada buku tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Langah-langkah dalam Meresensi Sebuah Buku&colon;<&sol;h3>&NewLine;<p><img class&equals;"alignright wp-image-10 size-large" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;08&sol;bukumenulis-1024x768&period;jpg" alt&equals;"contoh resensi buku non fiksi langkah langkah menulis buku" width&equals;"1024" height&equals;"768" &sol;><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li>Melakukan penjajakan atau pengenalan terhadap buku yang akan diresensi<&sol;li>&NewLine;<li>Membaca buku tersebut secara menyeluruh&comma; cermat&comma; dan teliti<&sol;li>&NewLine;<li>Memberi tanda pada  bagian-bagian buku yang membutuhkan perhatian khusus dan sekaligus menentukan bagian-bagian yang akan dikutip sebagai data rujukan<&sol;li>&NewLine;<li>Membuat intisari atau sinopsis dari buku yang telah dibaca<&sol;li>&NewLine;<li>Menentukan sikap atau penilaian terhadap hal-hal berikut ini&colon; organisasi atau kerangka dari penulisan&comma; isi pernyataan&comma; bahasa sesuai EYD&comma; aspek teknis<&sol;li>&NewLine;<li>merevisi dan Mengoreksi hasil resensi dengan menggunakan dasar- dasar dan kriteria-kriteria yang telah kita tentukan sebelumnya&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>Setelah kita mengetahui apa itu resensi buku&comma; bagaimana tujuan dari mersensi buku dan langkah-langkah meresensi sebuah buku kita akan dapat membuat sebuah resensi dari buku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Nah berikut ini merupakan contoh resensi dari beberapa buku non fiksi dengan karya-karya yang terbaik&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Contoh Resensi Buku-buku Non Fiksi Terbaik<&sol;h3>&NewLine;<h4><strong>1&period; Contoh <&sol;strong>Resensi Buku Pemenang Di Atas Pemenang<&sol;h4>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;910" aria-describedby&equals;"caption-attachment-910" style&equals;"width&colon; 690px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"wp-image-910" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;10&sol;resensi-buku-non-fiksi-pemenang-dia-atas-pemenang&period;png" alt&equals;"contoh resensi buku non fiksi yaitu novel" width&equals;"700" height&equals;"641" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-910" class&equals;"wp-caption-text">tbnusantara&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Judul Buku         &colon; Pemenang Di Atas Pemenang<br &sol;>&NewLine;Pengarang           &colon; Ahmad Saiful Islam<br &sol;>&NewLine;Penerbit               &colon; Elex Media Komputindo<br &sol;>&NewLine;Tahun Terbit       &colon; 2013<br &sol;>&NewLine;Tebal   Halaman &colon; ix &plus; 202 halaman<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Sinopsis Buku<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;Buku ini membahas tentang bagaimana seorang pemenang berpikir&comma; bagaimana cara seorang pemenang beraksi&comma; bagaimana cara seorang pemenang menyikapi keadaan di lingkungan sekitar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dimana masyarakat harus dapat merubah <em>mind set<&sol;em>&comma; tidak hanya yang kaya yang dapat berkuasa yang mempunyai harta dapat bebas membeli segalanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun masyarakat biasa bahkan kalangan bawah juga dapat menjadi penguasa yang mempunyai tahta dan harta&period; Karena dengan tekad dan usaha&comma; kita dapat mencapai apa yang kita inginkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kita juga harus berfikir <em><strong>think out of the box<&sol;strong> <&sol;em>&period; Jika seseorang ingin meraih kesuksesan penting untuknya keluar dari zona nyaman atau kebiasaan yang selalu dilakukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dan tidak semua hal dipandang ketika telah menjadi sebuah hasil&comma; kita juga memerlukan latihan&period; Latihan itu berupa proses menuju kesuksesan&comma; tidak ada manusia yang secara tiba-tiba bisa menjadi sukses tanpa adanya proses perjalanan panjang kecuali mereka yang berlatar belakang mempunyai kekayaan berlebih&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bayangkan saja jika seorang <em>David Beckam <&sol;em>yang sekarang telah sangat sukses dalam bidang olah raga sepak bola&period; Namun dia selalu melakukan <em>Free Kick <&sol;em>700 kali per hari&comma; proses itulah yang membuat dia menjadi pemain sepak bola hebat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk menuju kesuksesan seseorang dirasa memerlukan penasihat untuk dirinya&comma; namun tidak semua nasihat baik dan harus kita ikuti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kita sendiri juga harus pandai menyikapi hal ini&period; Apakah nasehat yang diberikan orang lain itu baik untuk diri kita sendiri atau malah lebih baik memilih keputusan terbaik sendiri tanpa nasehat orang lain&quest;<&sol;p>&NewLine;<p>Di zaman teknologi yang semakin menjamur ini mengharuskan kita untuk berpikir lebih cerdas dan kreatif&period; Bagaimana cara menyikapi persaingan teknologi yang ada di lingkungan sekitar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tidak hanya kreativitas yang dapat dituntut dalam menyikapi hal tersebut namun sikap ikhlas membuat kreativitas semakin meningkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketika seseorang memulai sebuah perbuatan dengan ikhlas pasti akan ada penyelesaiannya&period; Di saat itu kita telah dapat menyikapi pertumbuhan dan perkembangan teknologi pada lingkungan sekitar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kita pasti tahu kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk lingkungan sekitar&period; Setelah kita tahu apa kebutuhan tersebut tinggal bagaimana cara kita menyikapi hal tersebut dan mengembangkan ide untuk mengimplementasikannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Secara umum&comma; buku ini membahas tentang dasar-dasar dari cara seseorang menjadi sukses&period; Mulai dari cara menyelesaikan permasalahan <em>real<&sol;em> pada kehidupan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Cakupan yang ada di dalam buku ini dapat diimplementasikan oleh semua kalangan mulai dari kalangan menengah kebawah&comma; mahsiswa&period; Di Dunia ini ada banyak para pemenang namun masih banyak yang menjadi pemenang di atas para pemenang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada bab tujuh ini anggaplah yang menjadi sebagai pemenang di atas pemenang itu ialah diri kita&comma;<&sol;p>&NewLine;<p><strong> &OpenCurlyDoubleQuote;Kalau Kita terlahir miskin bukan salah Kita&comma; tapi kalau Kita mati miskin&comma; itulah salah Kita”&period; <em>So&comma; Don’t give to live this life&comma; there’s a will there’s a way &period;<&sol;em><&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>ingatlah bahwa Allah berfirman dalam <em>QS&period;13&semi; AL-RA’AD ayat 11<&sol;em>&colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote><p>&OpenCurlyDoubleQuote;sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka&period;”<&sol;p><&sol;blockquote>&NewLine;<p>Saya yakin dan percaya dengan adanya buku ini mampu menyadarkan para pembaca untuk selalu berusaha menjadi pemenang di atas pemenang&comma; dengan membaca buku ini&comma; kita dapat berpikir ulang mengenai masa depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Kekurangan Buku&colon;<&sol;strong> Ada beberapa penggunaan kata yang kurang tepat contoh &OpenCurlyDoubleQuote;saat saya usia 21 tahun” sebaiknya menjadi &OpenCurlyDoubleQuote; saat saya berusia 21 tahun atau saat usia saya 21 tahun”&comma; ada juga beberapa bahasa yang kurang dimengerti dan tidak ada <em>footnote<&sol;em>&sol;catatan kaki&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Kelebihan Buku&colon;<&sol;strong> Dapat memberikan motivasi kepada para pembaca&comma; banyak gambar di dalam buku ini&comma; covernya juga menarik minat pembaca&comma;  kertas dan cetakannya bagus dan menarik&period;<&sol;p>&NewLine;<h4>2&period; Contoh Resensi Buku Non Fiksi&colon; Rangking 1st  Bukan Segalanya<&sol;h4>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;914" aria-describedby&equals;"caption-attachment-914" style&equals;"width&colon; 722px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"wp-image-914 size-full" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;10&sol;buku-non-fiksi-rangking-1-bukan-segalanya&period;png" alt&equals;"contoh resensi buku non fikisi rangking 1 bukan segalanya" width&equals;"732" height&equals;"576" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-914" class&equals;"wp-caption-text">tyawijayanti&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Judul Buku&colon; RANGKING 1st BUKAN SEGALANYA Bekal Memantik Sukses Sesungguhnya<br &sol;>&NewLine;Pengarang &colon; Bambang Wahyudiono<br &sol;>&NewLine;Penerbit &colon; Raih Asa Sukses<br &sol;>&NewLine;Tahun Terbit &colon; 2012<br &sol;>&NewLine;Tempat Terbit Buku &colon; Jakarta<br &sol;>&NewLine;Cetakan ke &colon; Pertama<br &sol;>&NewLine;Tebal Halaman &colon; iv &plus; 188 halaman<br &sol;>&NewLine;Editor &colon; Andriansyah<br &sol;>&NewLine;Deisain Sampul &colon; Yudi Haryanto<br &sol;>&NewLine;Ukuran Buku &colon; p 20cm&comma; l 14cm<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Sinopsis Buku<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;Pepatah latin menyatakan &colon;<&sol;p>&NewLine;<blockquote><p>&&num;8220&semi;NON scholae sed vitae discimus&&num;8221&semi; kemudian jika diterjemahkan&colon; &OpenCurlyDoubleQuote;kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup”&period;<&sol;p><&sol;blockquote>&NewLine;<p>Kalau ada orang mengatakan tugas utama mahasiswa ialah kuliah&comma; saya masih bisa satu pendapat&period; Namun saya tidak setuju jika dikatakan prestasi akademik tinggi otomatis menjadikan karier dari seseorang di tempat kerja kelak juga tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Prestasi mahasiswa ialah prestasi akademik atau hard skills&period; Namun prestasi sebenarnya bukan ketika di kelas&comma; prestasi atau sukses itu setelah selesai kuliah&period; Dunia karier&excl; Baik sebagai karyawan ataupun wirausaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sukses  dalam dunia karier tidak ditentukan ranking satu&comma; cumlaude ataupun prestasi akademik lainnya&comma; justru 90&percnt; ditentukan oleh soft skills&period; Keterampilan yang justru minimal diajarkan ketika di sekolah atau perguruan tinggi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh sukses&period; Ada orang yang sukses dengan cara alami dan ada juga dengan cara lain&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di dalam buku ini hanya bercerita tentang bagaimana sukses dengan cara yang dapat dipelajari melalui proses kematangan diri dan kematangan dalam berorganisasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kematangan tidak dapat diasah dari kegiatan menghafal pelajaran&period; Kematangan hanya dapat diperoleh dengan mempraktekkannya secara nyata terutama di luar kelas&comma; dalam kehidupan sosial&comma; berorganisasi dan lain sebagainya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk dapat menjadi manajer tidak cukup hanya jago kemampuan teknis&period; Manajer juga harus memiliki kemampuan menjadi leadership&comma; kerjasama dan komunikasi yang baik serta kemampuan memengaruhi orang lain &lpar;influencing people&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Buku ini berisi enam bagian yang menyatu&comma; dari kenyataan yang ada hingga tips how to &lpar;bagaimana&rpar; mengatasi berbagai persoalan untuk dapat lolos ke tangga prestasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Banyak kisah nyata dan pendapat para ahli dalam bidangnya yang diulas dan dikritisi dalam buku ini&period; Termasuk juga apa yang menjadi budaya di negeri ini&period; Semua itu untuk mencari tahu dan membuktikan apa kunci mereka yang telah sukses&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selagi masih menjadi mahasiswa atau pelajar banyak sekali kesempatan yang dapat diasah semenjak dini&period; Dunia ini layaknya anomali bagi yang tidak mampu dengan rahasia softskills dan hard skills&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Keduanya harus dikuasi secara berimbang bagi mereka yang ingin hidupnya sukses&period; Kuliah hanya sebagian kecil dari proses menuju sukses&comma; tetapi jalan masih sangat berliku untuk meraih segalanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada bagian kedua dimulai dengan ulasan mengapa ranking 1 bukan segalanya &colon; pemimpin tidak harus ranking satu&comma; sukses dalam berkarier meski bukan bidangnya&comma; faktor hard skills dan soft skills&comma; sistem pendidikan belum dapat maksimal&period; Ranking satu namun soft skills rendah identik dengan ketidaksuksesan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di bagian tiga membahas tentang bagaimana menentukan jalur karier &colon; &comma; bila keliru memilih tempat kerja&comma; menetapkan pilihan berkarier&comma; menghalau hambatan diri&comma; memilih Sekolah Menengah Kejuruan&comma; meningkatkan kompetensi berkarier hingga jawaban sanggupkah saya berwirausaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tuntutan dalam dunia kerja dimuat di bagian empat&period; Dimulai tips bagaimana proses dan cara lolos seleksi kerja&comma; tuntutan dalam kompetensi profesi&comma; referensi di dunia kerja&comma; leadership dan team work&comma; serta bagaimana penilaian prestasi dunia kerja yang dilakukan&period; Bagian ini diakhiri dengan bagaimana menjadi pribadi yang berpengaruh dan aneka tuntutan seorang wirausaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelum masuk bagian enam penutup&comma; disajikan juga bagaimana seharusnya yang merupakan inti dari <em>how to<&sol;em> buku ini yaitu pada bagian lima yang diawali dengan mengasah soft skills sewaktu sekolah atau kuliah&comma; developt soft skills sebelum pensiun dari karyawan&comma; mengubah paradigma&comma; menyadari kesalahan berpikir&comma; sukses modal spiritual&comma; berpikir positif&comma; terus belajar tanpa henti&period; Selama hayat masih dikandung badan &lpar;selama kita masih hidup kita wajib belajar&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada bagian akhir ada pernyataan&comma; apa pun risiko jalan hidup yang akan terjadi&comma; menjadi orang sukses atau tidak&period; Sisi positif seorang ranking satu sewajarnya menjadikan priibadi yang tidak mudah menyerah&comma; tidak mudah frustasi dengan himpitan karier&comma; daya mampu menghindari sikap hidup yang tidak produktif&comma; pemalas dan tidak bertanggungjawab&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Satu lagi yang sangat berarti pada seorang yang pernah meraih ranking satu&comma; yakni melekatnya budaya malu pada diri sendiri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Malu jika tidak dapat berbuat yang terbaik dibanding dengan orang lain atau malu apabila dianggap tidak berprestasi oleh yang menilai kita&period; Apa pun itu&comma; sukses relatif lantaran penilaian oleh makhluk Tuhan juga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sukses itu ialah setelah kehidupan dunia ini berakhir&period; Kehidupan baru dengan modal akhlak terbaik yang tergoreskan oleh diri kita sendiri&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Kelebihan Buku&colon;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Ada banyak kalimat-kalimat inspiratif dalam buku&period; Kalimat-kalimat tersebut biasanya dicetak tebal&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Terdapat True Story atau cerita nyata dari teman kerja dan pengalaman hidup penulis yang dapat memberikan motivasi kepada pembaca&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Dengan bahasa yang santai dan tidak menggunakan banyak kata-kata kias membuat buku mudah utuk dipahami&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Desain halaman yang menarik bisa membuat pembaca tidak jenuh untuk membaca buku ini&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Dalam menjelasakan suatu opini&comma; penulis selalu memapaparkan pula mengenai fakta-fakta yang ada dalam masyarakat&comma; membuat pembaca semakin yakin dengan buku ini&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Di dalam buku ini juga terdapat penjelasan poin-poin penting dalam melamar kerja&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Lebih banyak menggunakan analogi-analogi sehingga memudahkan dalam pemahaman isi buku<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p><strong>Kekurangan Buku<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Beberapa kata memakai istilah bahasa inggris sehingga bagi yang kurang mengerti bahasa inggris perlu menyesuaikan&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Ada banyak penggunaan tanda baca yang salah&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Gambar-gambar dan desain halaman hanya berwarna hitam putih&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p><strong>Saran<&sol;strong><br &sol;>&NewLine;Mengingat tingkat keterbacaan dari buku ini maka&comma; buku ini baik dan cocok dibaca untuk usia 15 sampai dengan dewasa&period; Mulai dari siswa SMA&comma; Mahasiswa&comma; Calon Pegawai dan Karyawan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;

Exit mobile version