Site icon masbidin.net

Penjelasan Tanaman Tumpangsari (Polyculture) Lengkap dengan Kelebihannya

<figure id&equals;"attachment&lowbar;516" aria-describedby&equals;"caption-attachment-516" style&equals;"width&colon; 790px" class&equals;"wp-caption alignnone"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;tumpangsari-daun-bawang&period;png"><img class&equals;"size-full wp-image-516" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;tumpangsari-daun-bawang&period;png" alt&equals;"berita&period;suaramerdeka&period;com" width&equals;"800" height&equals;"360" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-516" class&equals;"wp-caption-text">berita&lbrack;dot&rsqb;suaramerdeka&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure><strong>Tanaman Tumpangsari<&sol;strong> &&num;8211&semi; Sistem cocok tanam polyculture merupakan suatu cara bercocok tanam dengan melibatkan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan pertanian&period; Sistem tanam polyculture ini lebih kita kenal dengan istilah tumpang sari&period; Padahal tumpang sari sendiri hanyalah salah satu dari cara tanam sistem polyculture&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tujuan dilakukannya polyculture ialah untuk mendapatkan produksi yang tinggi dan maksimal dengan lahan yang ada&period; Karena bercocok tanam dengan tumpang sari tanaman utama akan tetap tumbuh dengan semestinya dan tanaman tumpangsari juga akan tetap tumbuh tanpa mengganggu tanaman utama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sistem cocok tanam seperti ini bukan hal yang baru dalam dunia pertanian&period; Para petani tradisional sudah menerapakan sistem cocok tanam polyculture sudah sejak lama&period; Mereka sudah megetahui bahwa cara tanam dengan tumpang sari lebih menguntungkan dari pada cara tanam tunggal &lpar;<em>monoculture<&sol;em>&rpar;<em>&period;<&sol;em><&sol;p>&NewLine;<p>Secara umum sistem tanam polyculture &lpar;atau sering kita sebut tumpang sari&rpar; dapat di golongkan menjadi 3 &lpar;tiga&rpar; macam&comma; antara lain&colon;<&sol;p>&NewLine;<h3>&num;1 Sistem Cocok Tanam Tumpang Sari<&sol;h3>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;523" aria-describedby&equals;"caption-attachment-523" style&equals;"width&colon; 950px" class&equals;"wp-caption alignnone"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;tanaman-tumpangsari-pepaya-dan-kacang-tanah&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-523" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;tanaman-tumpangsari-pepaya-dan-kacang-tanah&period;jpg" alt&equals;"contoh tumpangsari pepaya dan kacang" width&equals;"960" height&equals;"720" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-523" class&equals;"wp-caption-text">abadiart&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Tumpangsari merupakan sistem bercocok tanam dengan cara menanam dua jenis tanaman yang berbeda atau lebih secara bersamaan &lpar;bisa juga agak bersamaan&sol;berselang beberapa hari atau 1 minggu&rpar; dengan membentuk deretan-deretan lurus untuk tanaman yang ditanam secara berseling pada satu bidang tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Jenis-jenis tanaman yang sering ditanam dengan sistem tumpang sari pada umumnya merupakan tanaman semusim&period; Contoh yang sering kita temui adalah tanaman jagung dengan kacang kedelai atau tanaman jagung dengan padi darat &lpar;padi gogo&rpar;&period; Namun ada juga tanaman lain yang biasa di budidayakan dengan cara tumpang sari yaitu&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>a&period; Jagung dengan kacang tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>b&period; Jagung dengan kacang hijau&period;<&sol;p>&NewLine;<p>c&period; Tomat dengan cabai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>d&period; Cabai dengan bawang merah&sol;sawi&sol;daun bawang&sol;mentimun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>e&period; Tembakau dengan kubis<&sol;p>&NewLine;<p>f&period; Pepaya dengan kacang tanah dan lain-lain&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>&num;2&period; Sistem Cocok Tanam Tumpang Gilir<&sol;h3>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;521" aria-describedby&equals;"caption-attachment-521" style&equals;"width&colon; 790px" class&equals;"wp-caption alignnone"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;Tumpang-Sari-Tanaman-jeruk-dengan-padi&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-521" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;Tumpang-Sari-Tanaman-jeruk-dengan-padi&period;jpg" alt&equals;"kimwijayakusuma-lmj&period;blogspot&period;com" width&equals;"800" height&equals;"533" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-521" class&equals;"wp-caption-text">kimwijayakusuma-lmj&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Sistem cocok tanam tumpang gilir merupakan salah satu cara cocok tanam dengan sistem polyculture dimana dua jenis tanaman di tanam secara bergilir&period; Pada sistem ini&comma; jenis tanaman kedua ditanam beberapa waktu sebelum tanaman utama di panen atau bisa juga setelah panen dengan catatan <strong>segera&period; <&sol;strong>Keuntungan yang paling kentara dari cara cocok tanam tumpang gilir adalah penghematan biaya dari segi pengolahan tanah&period; Pada ummnya pengolahan tanah hanya di kerjakan dalam satu kali tempo yaitu sebelum ditanamnya jenis tanaman yang pertama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Biasanya tanaman berikut ini merupakan tanaman yang dibudidayakan secara tumpang gilir&comma; di antaranya&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>a&period; Jagung dengan kacang panjang atau kacang koro&period;<&sol;p>&NewLine;<p>b&period; Cabai dengan kacang panjang atau mentimun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>c&period; Melon dengan kacang panjang atau buncis dan lain-lain&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>&num;3&period; Sistem Cocok Tanam Tumpang Sela<&sol;h3>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;519" aria-describedby&equals;"caption-attachment-519" style&equals;"width&colon; 1014px" class&equals;"wp-caption alignnone"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;Tumpang-Sari-Tanaman-Kakao-dan-Kelapa&period;jpg"><img class&equals;"size-large wp-image-519" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;Tumpang-Sari-Tanaman-Kakao-dan-Kelapa-1024x768&period;jpg" alt&equals;"tumpag sela tanaman kelapa dengan kakao" width&equals;"1024" height&equals;"768" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-519" class&equals;"wp-caption-text">petanihebat&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>Sistem cocok tanam tumpang sela merupakan cara cocok tanam polyculture&sol;campuran yang dilakukan antara jenis tanaman tahunan dengan tanaman semusim&period; Sistem cocok tanam tumpang sela ini lebih sering di temui pada tanaman peerhutanan atau perkebunan sebagai contoh perkebunan kelapa sawit atau karet&period; Pada sistem cocok tanam tumpang sela ini&comma; tanaman semusin di tanam ketika tanaman tahunan masih kecil atau belum produktif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Beberapa jenis tanaman yang sering di budidayakan dengan sitem tumpang sela di antaranya adalah&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>a&period; Kelapa sawit dengan padi&sol;jagung&sol;kacang kedelai&sol;kacang tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>b&period; Pohon karet dengan padi&sol;jagung&sol;kedelai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>c&period; Jeruk dengan jagung&period;<&sol;p>&NewLine;<p>d&period; Kelapa sawit dengan cabai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>e&period; Kelapa sawit dengan semangka&sol;melon atau tanaman berbagai macam tanman perkebunan semusim lainnya sesuai dengan kondisi setempat maupun kesukaan petani itu sendiri&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Kelebihan Tanaman Tumpang Sari &lpar;<em>Polyculture<&sol;em>&rpar;<&sol;h3>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;524" aria-describedby&equals;"caption-attachment-524" style&equals;"width&colon; 1014px" class&equals;"wp-caption alignnone"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;Panen-Jagung-hibrida&period;jpg"><img class&equals;"size-large wp-image-524" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;Panen-Jagung-hibrida-1024x679&period;jpg" alt&equals;"petani mengeringkan hasil panen" width&equals;"1024" height&equals;"679" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-524" class&equals;"wp-caption-text">tabloidsahabatpetani&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Memperoleh hasil produksi&sol;panen yang maksimal dengan satu lahan &lpar;sempit&rpar; di karenakan dapat beberapa kali panen dengan jenis tanaman yang berbeda&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Dapat memperkecil biaya tanam &lpar;menghemat biaya&rpar; dari segi pengolahan lahan&sol;perawatan&comma; pemupukan dan tenaga&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Mendapat keuntungan lebih dari setiap tanaman karena memilki harga jual yang berbeda-beda&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Dengan adanya harga jual yang saling menguntungkan &lpar;atau paling tidak menggantikan&rpar; resiko rugi dapat di tekan sekecil mungkin&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Perawatan tanaman dapat dilakukan bebarengan dengan tanaman sela karena tanaman perkebunan tidak membutuhkan perawatan khusus&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Hama tanaman tidak akan menyerang tanaman utama apabila ada tanaman tumpang sari yang tidak di sukainya&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Unsur hara yang di tanam dapat berfungsi maksimal karena dalam satu lahan dapat diserap oleh tanaman dengan baik tanpa ada yang terbuang&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<h3>Kekurangan Tanaman Tumpang Sari &lpar;<em>Polyculture<&sol;em>&rpar;<&sol;h3>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Adanya kemungkinan perebutan unsur hara dalam tanah&comma; dapat mengakibatkan kebutuhan nutrisi dari unsur hara semakin banyak&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<h3>Beberapa yang Harus di Perhatikan Ketika Menerapkan Sistem Polyculture &lpar;Tumpang Sari&rpar;<&sol;h3>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;525" aria-describedby&equals;"caption-attachment-525" style&equals;"width&colon; 690px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;pemupukan-tanaman&period;jpg"><img class&equals;"wp-image-525" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;pemupukan-tanaman&period;jpg" alt&equals;"petani sedang memupuk tanaman" width&equals;"700" height&equals;"422" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-525" class&equals;"wp-caption-text">petroganik&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>&NewLine;<h4>Pemilihan Tanaman yang Akan di Tanam<&sol;h4>&NewLine;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Sebelum menerapkan sistem tumpang sari kita harus memperhatikan kesesuaian lahan yang akan digunakan dengan membuat prioritas dari tanaman yang paling profitable dan prospektif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari list tersebut dipilih perpaduan tanaman tumpang sari yang terbaik&period; Ketika memadukan tanaman tahunan dengan semusim perlu diperhatikan kondisi musim&sol;iklim dengan tanaman semusim&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>&NewLine;<h4>Jarak Tanam antar Tanaman<&sol;h4>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;526" aria-describedby&equals;"caption-attachment-526" style&equals;"width&colon; 979px" class&equals;"wp-caption alignnone"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;pemasangan-tajuk-pada-tanaman-tumpangsari&period;jpg"><img class&equals;"size-full wp-image-526" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;masbidin&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;09&sol;pemasangan-tajuk-pada-tanaman-tumpangsari&period;jpg" alt&equals;"membuat jarak tanam pada tanaman" width&equals;"989" height&equals;"742" &sol;><&sol;a><figcaption id&equals;"caption-attachment-526" class&equals;"wp-caption-text">tanamanbawangmerah&lbrack;dot&rsqb;blogspot&lbrack;dot&rsqb;com<&sol;figcaption><&sol;figure><&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Jenis tanaman yang kita tanam mempengaruhi jarak tanam antar tanaman&period; Sebagai contoh tumpang sari pepaya dengan kacang tanah&period; Jarak tanam ideal antar gang untuk tanaman tersebut adalah 2-3 meter&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Gang tersebut yang akan kita gunakan untuk menanam kacang tanah ketika tanaman pepaya berumur 1 sampai 6 bulan &lpar;kacang tanah dapat dua kali panen&rpar;&period; Tanaman antara &lpar;gang&rpar; dapat juga tanaman yang mempunyai harga yang lebih tinggi seperti jahe&period; Kombinasi tanaman pepaya dengan jahe dapat kita jumpai pada pertanian daerah Sukabumi&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>&NewLine;<h4>Penentuan Siklus Penanaman<&sol;h4>&NewLine;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Untuk menjaga tanah lahan agar tetap baik menentukan siklus penanaman sangatlah penting sehingga lahan tetap terjaga dan tanaman yang kita tanam dapat tumbuh subur dan produktif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebaiknya tanaman sela yang pertama kali di tanam adalah tanaman kacang-kacangan seperti kacang tanah&comma; kacang kedelai&comma;bengkoang&comma; koro atau sejenis lainnya&period; Hal ini bertujuan supaya kandungan N pada suku legum yang di ikat sangat berguna untuk tanaman sela maupun tanaman besar selanjutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>&NewLine;<h4>Perawatan pada Tanaman<&sol;h4>&NewLine;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Perawatan tanaman dapat dilakukan dengan cara membrikan nutrisi yang cukup dengan adanya pemupukan&comma; penyiangan dan pengairan&period; Sedapat mungkin kita memperhatikan tanaman agar tidak sampai terkena serangan hama&comma; penyakit atau keamanan lingkungan lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tanaman antara &lpar;sela&sol;gang&rpar; agar tidak terlalu lebat karena dapat mengganggu tanama utama&period;<&sol;p>&NewLine;

Exit mobile version