Jum’at Padat Jum’at Berkah, Cerita di Hari Jum’at (1)

Assalamu ‘alaikum warahmatullah

Kali ini masbidin.net mau berbagi cerita kegiatan hari Jum’at 26 Agustus 2016 di Pesantren Sintesa nih. Berawal dari ketidak tahuan kalo seharusnya mengumpulkan sebuah artikel setiap hari, terhitung sejak dimulainya membuat artikel yang pertama hari ini saya dengan kelompok tidak mengumpulkan artikel.

way
pixabay.com

Akibat Kurang Memperhatikan Sewaktu di Jelaskan

Mungkin hal ini karena kesalahan saya juga, tidak mengingatkan anggota kelompok untuk membuat artikel lagi. Sebab saya sendiri juga tidak “ngeh” kalo tugas membuat artikelnya setiap hari satu artikel, sedangkan pemahaman saya baru sampai kalo tugas artikel yang pertama satu hari harus selelsai dan belum untuk selanjutnya.

Malem itu bakda Isya temen kelompok lain memanggil untuk mengingatkan ngumpulin tugas artikel. Kemudian saya dateng kepada mas Juki untuk menyanyakan pastinya.

feedback
pixabay.com

Ketika Harus Menanyakan Ulang

“Mas apa benar artikel kelommpok saya kurang ?”tanyaku pada mas Juki.

“Iya, mana tugas artikel untuk hari ini? yang disini baru arikel yang bertanggal kemaren. tugas yang hari ini belum ada” mas Juki menyahut.

Kemudian saya bertanya lagi, “tugas artikelnya setiap hari ngumpulin sat ya mas?”

“Yaaaiyaaalaahhh disini itu kamu bakalan nulis terus setiap harinya. tugasnya disini ya itu nulis artikel” tegas beliau.

boy
pixabay.com

Sambil tersenyum sambil menahan malu saya menjawab: “oowh tugasnya itu satu artikel setiap hari  to”. “Astagfirullahal’adzim istighfar-istighfar” sahut kaka angkatan yang duduk berdekatan dengan tempat duduk mas Juki

“Owh yaudah mas karena hari ini saya bersama satu kelompok belum mengumpulkan artikel untuk hari ini besok kami ngumpulin dua deh mas sebagai ganti kekurangan yang hari ini” tegasku menjawab lagi.

“Yaudah baiklah” mas Juki menyahut. Sambil bejalan berjalan pergi karena agak malu saya bilang “terima kasih mas”.

mask
pixabay.com

Alhamdulillah berbaik hati untuk diberi waktu penangguhan. Berhubung waktu sudah menunjukkan kurung lebih jam 21.30 dan jam 22.00 harus tidur, saya tidak memberi info ini dulu kepada temen-temen anggota kelompok. Selain persiapan untuk tidur  temen-temen juga sedang asyik dengan laptop masing-masing. Jadi saya berfikir untuk menyampaikan info ini besok pagi.

Memulai Kegiatan Rutin

Pagi harinya seperti biasa, setelah sholat subuh di masjid lanjut untuk talaqqi. Talaqqi adalah salah satu metode menghafal Al Qur’an yang diterapkan di pesantren Sintesa. Karena hari ini Jum’at, di pesantren Sintesa ada amalan rutin setelah sholat subuh  yaitu tazkiyatun nafs.

tazkiyatun nafs
marhenyantoz.wordpress.com

Tazkiyatun nafs atau bisa disebut membersihkan jiwa dengan cara berdzikrullah ini dirutinkan pada hari Rabu dan Jum’at waktunya setelah sholat subuh dan sholat maghrib. Untuk bacaan yang dibaca setelah sholat subuh yaitu:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ  لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَئٍ قَدِ يْرٌ

“Laa ilaha illalloh wahdahu laa syarikalah lahulmulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ‘ala kulli syai’in qodir” dibaca 100 kali bersama-sama dengan cara siir atau pelan.

Sedangkan untuk bacaanya ketika bakda sholat maghrib yaitu:

 أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

 “Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih” juga dibaca 100 kali bersama-sama dengan cara siir.

Di Mulainya Jum’at Padat

Setelah tazkiyatun nafs selesai dilanjut dengan talaqqi seperti biasa. Alhamdulillah hari ini dapet 2 ayat dari Surah Ali Imron. Setelah talaqqi, ininih waktu yang disebut jum’at padat baru dimulai. Saya menginfokan kepada temen-temen anggota kelompok percakapan saya semalem bersama mas Juki.

pixabay.com
pixabay.com

Dengan ketawa beraroma cemas mereka menanggapi info saya sampaikan. Ternyata yang nggak ngeh kalau tugas artikelnya itu setiap hari bukan cuma saya, pantas saja dari temen-temen juga tidak ada yang saling mengingatkan. Kegiatan selanjutnya pun terus berjalan yaitu kultum,  dengan sakinah/tenang namun tenangnya kali ini sedikit berbeda dari biasanya (mungkin karena info yang saya sampaikan hehehe).

Tidak cukup sampai sini, karena hari ini kelompok kami dapat jatah piket masak kami langsung bergegas mulai mengatur jadwal agar bisa menyenyelesaikan tugas membuat artikel yang terlewat. Sepulang dari masjid kami langsung menyiapkan dan mememulai jadwal padat unutk hari ini. Kemudian berlanjut dengan membaca surah Al Kahfi.

Suasana membaca surah Al Kahfi hari ini pun berbeda dengan jum’at-jum’at sebelumnya. Seperti ada semangat membara dari setiap anggota yang membaca. Karena dibaca bergantian sedang yang lain menyimak satu anggota kelompok satu halaman sisanya dibaca bersama-sama.

pixabay.com
pixabay.com

Agak lucu juga sih pengen bacanya cepet, namun kefasihan membaca setiap anggota kan berbeda. Jadi tetep sesuai dengan kefasihan masing-masing karena yang lain menyimak sehingga kalo ada yang salah yang lain membenarkan. Sampai ketika membaca bergilirannya selesai kemudian lanjut sisanya untuk dibaca bersama-sama. Sampai akhirnya selesai juga membaca surah Al Kahfi.

Dengan semangat yang masih membara, tiba-tiba langsung down karena temen-temen yang lain sudah berisap-siap untuk kegiatan selanjutnya. Apa kegiatan selanjutnya ??

Besambung duluu yaaa mau persiapan sholat Jum’at dulu. . . 😀

Jum’at Padat, Jum’at Berkah, Cerita di Hari Jum’at (2)

Assalamu ‘alaikum warahmatullah

Silahkan berkomentar dengan santun