masbidin.net – Salah satu pengalaman yang paling berkesan ketika bekerja di sebuah perusahaan manufakturing ialah menghabiskan sebuah pisang hanya dengan waktu 5 detik. Jadwal istirahat yang begitu ketat sehingga tidak butuh waktu lama untuk melahap sebuah pisang.

Daftar isi:
Jam Kerja yang Ketat


Sehingga saya harus mengencengkan ikat pinggang erat-erat kala itu. Perubahan hidup yang sangat drastis sepanjang umurku. Awal pengalaman hidup yang sangat berharga yaitu mengetahui betapa bernilainya untuk sebuah waktu. Padahal selama ini belum pernah mengatur waktu seketat itu.
5 Detik Untuk Melahap Sebuah Pisang
Bakda sholat Dzuhur saya turun dari masjid untuk kembali ke tempat kerja dengan menenteng sebuah pisang. Tepat 40 menit, saya menghabiskan waktu istirahat siang. Konveyor pun mulai berjalan, namun tugas memasang baut dan mengencagkan pada unit yang berada di station sudah saya selesaikan sebelum pergi untuk istirahat.

Seketika itu juga teman kerja yang berada di samping saya menjadikan momen ini menjadi bahan candaan. “Ayo Zae ayoo Zae buruan unit keburu sampai”, candanya kepadaku.
Tanpa jeda saya langsung mengerjakan tugas saya karena konveyor yang terus berjalan hingga unit sudah di depan. Sambil tertawa saya melanjutkan pekerjaan saya.
Hikmah yang Dapat Saya Ambil

Atas peristiwa ini juga terkadang di jam-jam tertentu waktu yang sedikit saya gunakan untuk melakukan banyak hal. Lebih tepatnya memperhitungkan suatu pekerjaan dengan seefisien mungkin. Bahkan sampai ke detail pekerjaan beserta durasi waktu yang dibutuhkan sebelum melakukan perkerjaan tersebut.
Alhasil ketika berjalan sesuai dengan rencana seperti ada rasa bangga dan bahagia tersendiri. Karena ternyata waktu yang sedikit itu bukan persoalan utama namun bagaimana kita mengatur waktu tersebut.

Ya memang kalau berbicara kuasa Allah, semua terserah kepada Allah. Akan tetapi kita sebagai manusia juga di peringatkan dengan Al Qur’an pada Surah ke 13 (Ar-Ra’d) di ayat 11: “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”.
Berdasarkan redaksi diatas dapat diambil pelajaran bahwa kita harus melakukan sesuatu untuk membuat suatu perubahan terutama untuk diri kita sendiri. Jelas ketika kita ingin melakukan sesuatu agar dapat tercapai membuat rencana atau mengatur sedetail mungkin jenis perkerjaan tersebut sangatlah penting.
